Sunday, November 20, 2011

Api Cinta mu


 Sedetik pun tak ingin ku memejamkan mata ini
Memandangi indah arsitertur wajah mu adalah karunia terbesar
Tatap aku sekali lagi dengan mata api mu
Dan aku akan terbakar oleh cinta panas mu
Sentuh aku lagi, sentuh dengan kulit indah mu wahai cintaku
Sentuh sentuh batin terdalamku dengan cinta tulusmu
Malam ini indah ku ingin seperti ini selamanya, denganmu
Biarlah badan ini hangus oleh api cintamu